Dunia Inspirasinya Blogger Copyright (c) 2012 by Hadi Demank

Pages

Tampilkan postingan dengan label Motivasi Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi Bisnis. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Desember 2012

Meneladani Jiwa Entrepreneur Abdurrahman Bin ‘Auf

Pada artikel yang lalu kita telah belajar akan Pentingnya Niat Dalam Memulai Bisnis, yang mana menjadi penting karena itulah pintu dalam memasuki dunia entrepreneur. Nah sesuai janji saya minggu yang lalu, kali ini saya akan menshare  sosok seorang Abdurrahman bin ‘auf sahabat Rosullullah SAW dan menjadi wajib bagi kita yang ingin benar-benar terjun untuk menjadi entrepreneur sejati untuk meneladaninya.

Beliau adalah sosok yang sangat bersegera dalam berinfak. Dilahirkan 10 tahun setelah tahun Gajah. Pada masa jahiliyah memiliki nama Abu Amru. Setelah masuk Islam, kemudian Rasulullah sholallahu alaihi wa salam menggantinya dengan Abdurrahman. Lengkapnya ialah Abdurrahman bin Auf bin Abdi bin Al Harits bin Zuhrah bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’aiy. Kuniyahnya ialah Abu Ahmad. Dia termasuk Assabiqun Al Awwalun, dan tergolong diantara sepuluh orang yang dijanjikan Rasulullah masuk surga.

Abdurrahmah bin Auf masuk Islam atas ajakan Abu Bakar Ash Shiddiq, yaitu sebelum Rasulullah tinggal di rumah Al Arqam. Sebagaimana kaum muslimin yang lainnya, ia juga mendapatkan tekanan-tekanan dari kaum Quraisy, yang semakin lama semakin keras. Ketika Allah mengijinkan Rasulullah untuk hijrah ke Madinah, ia termasuk orang yang turut serta dalam rombongan tersebut. Di madinah beliau dipersaudarakan oleh Rasulullah dengan sahabat Sa’ad bin Rabi’ Al Anshari.

Sa’ad bin Rabi’ berkata kepada saudaranya, Abdurrahman, ”Wahai saudaraku, aku memiliki dua kebun, pilihlah mana yang engkau suka, lalu ambillah.” Abdurrahman menjawab, ”Semoga Allah memberikan berkah kepada harta dan keluargamu. Akan tetapi, tunjukanlah kepadaku pasar.”

Dia adalah sahabat yang pandai berdagang dan sangat ulet. Maka mulailah ia menjual dan membeli. Selang beberapa saat ia sudah mengumpulkan keuntungan dari perdagangannya.

Disamping itu, ia juga sosok pejuang yang pemberani. Ia mengikuti peperangan-peperangan bersama Rasulullah. Pada waktu perang Badr, ia berhasil membunuh salah satu dari musuh-musuh Allah, yaitu Umair bin Utsman bin Ka’ab At Taimi. Keberaniannya juga nampak tatkala perang Uhud, medan dimana banyak diantara kaum muslimin yang lari, namun ia tetap ditempatnya dan terus berperang Sehingga diriwayatkan, ia mengalami luka-luka sekitar dua puluh sekian luka. Akan tetapi perjuangannya di medan perang masih lebih ringan, jika dibanding dengan perjuangannya dalam harta yang dimilikinya.

Keuletannya berdagang serta doa dari Rasulullah, menjadikan perdagangannya semakin berhasil, sehingga ia termasuk salah seorang sahabat yang kaya raya. Kekayaan yang dimilikinya, tidak menjadikannya lalai. Tidak menjadi penghalang untuk menjadi dermawan.

Diantara kedermawanannya, ialah tatkala Rasulullah ingin melaksanakan perang Tabuk. Yaitu sebuah peperangan yang membutuhkan banyak perbekalan. Maka datanglah Abdurrahman bin ‘Auf dengan membawa dua ratus ‘uqiyah emas,dan menginfakkannya di jalan Allah. ( 1 uqiyah emas = 29,75 gram emas, 200 uqiyah = 5,95 Kg emas coba hitung berapa yang beliau infaqkan.?? kita ambil saja rata-rata harga 1 gram emas = Rp 500.000, jadi total yang beliau shodaqohkan lebih dari 2,9 M) Sehingga berkata Umar bin Khattab, ”Sesungguhnya aku melihat, bahwa Abdurrahman adalah orang yang berdosa karena dia tidak meninggalkan untuk keluarganya sesuatu apapun.” Maka bertanyalah Rasulullah kepadanya, ”Wahai Abdurrahman, apa yang telah engkau tinggalkan untuk keluargamu?” Dia menjawab, ”Wahai Rasulullah, aku telah meninggalkan untuk mereka lebih banyak dan lebih baik dari yang telah aku infakkan.” ”Apa itu?” tanya Rasulullah. Abdurrahman menjawab, ”Apa yang dijanjikan oleh Allah dan RasulNya berupa rizki dan kebaikan serta pahala yang banyak.”

Suatu ketika datanglah kafilah dagang Abdurrahman di kota Madinah, terdiri dari 700 onta yang membawa kebutuhan-kebutuhan. Tatkala masuk ke kota Madinah, terdengarlah suara hiruk pikuk. Maka berkata Ummul Mukminin, ”Suara apakah ini?” Maka dijawab, ”Telah datang kafilah Abdurrahman bin ‘Auf.” Ummul Mukminin berkata, ”Sungguh aku mendengar Rasulullah bersabda, ‘Aku melihat Abdurrahman masuk surga dengan keadaan merangkak’**.” Ketika mendengarkan berita tersebut, Abdurrahman mengatakan, ”Aku ingin masuk surga dengan keadaan berdiri. Maka diinfakkanlah kafilah dagang tersebut.”

Beliau juga terkenal senang berbuat baik kepada orang lain, terutama kepada Ummahatul Mukminin. Setelah Rasulullah wafat, Abdurrahman bin Auf selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan mereka. Mneyertainya apabila mereka berhaji, yang ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi Abdurrahman. Dia juga pernah memberikan kepada mereka sebuah kebun yagn nilainya sebanyak empat 400.000 dinar.

Puncak dari kebaikannya kepada orang lain, ialah ketika ia menjual tanah seharga 40.000 dinar, ( jika dikurs sekarang 1 Dinar senilai sekitar Rp. 2.260.000,- coba hitung berapa yang beliau shodaqahkan, 40.000 x 2.260.000 = 90.400.000.000 (90,4 Milyar) yang kemudian dibagikannya kepada Bani Zuhrah dan orang-orang fakir dari kalangan muhajirin dan Anshar.

Nah itulah sosok Abdurrahman bin Auf, keteladannya sungguh luar biasa dan bagi seorang entrepreneur sudah menjadi wajib untuk belajar dari sifat-sifat yang dimiliki beliau. Ada sebuah ungkapan BERANI KAYA, BERANI TAQWA, semakin kaya seseorang, sudah seharusnya semakin bertaqwa seseorang sebagai rasa syukur atas nikmat yang didapat dari Allah SWT.

Jadilah seorang entrepreneur muslim yang tangguh, profesional, sukses dalam bisnis dan komitment tinggi dengan syariah, membawa keberkahan dan kemaslahatan umat dan ‘Izzatul Islam wa Muslimin.

Semoga bermanfaat. Salam sukses

Be entreprenenur

Baca Selengkapnya....

Rabu, 05 Desember 2012

Pentingnya Niat Dalam Memulai Bisnis

Pada artikel yang lalu saya telah menulis mengenai pentingnya sebuah mindset entrepeneur, jika anda yang belum sempat membaca, silahkan dibaca terlebih dahulu disini. Nah sekarang saya akan menshare mengenai pentingnya niat dalam memulai bisnis. 

Rasulullah saw bersabda, "Sesungguhnya Allah suka kepada hamba yang berkarya dan terampil. Barangsiapa bersusah payah mencari nafkah untuk keluarganya maka dia serupa dengan seseorang mujahid di jalan Allah azza wa jalla." (HR Ahmad)

Mencari nafkah adalah merupakan ibadah kepada Allah, bahkan menurut hadist di atas disamakan dengan mujahid. Jika Anda mengalami penurunan semangat, kembalilah meluruskan niat Anda untuk apa melakukan bisnis atau pergi bekerja. Jika imbalan yang akan didapat bukan hanya materi di dunia, sudah seharusnyalah kita lebih semangat untuk mencari nafkah.

Jika Allah yang menjadi tujuan, kenapa harus dikalahkan oleh rintangan-rintangan yang kecil di hadapan Allah? Jika mencari nafkah merupakan ibadah, semakin kerja keras kita, insya Allah semakin besar pahala yang akan diberikan oleh Allah. Jika nafkah yang didapat merupakan bekal untuk beribadah, maka semakin banyak nafkah yang didapat, semakin banyak ibadah yang bisa dilakukan.

Luruskanlah niat Anda sesering mungkin, setidaknya setiap hari, saat Anda memulai segala aktifitas Anda, baik bekerja maupun berbisnis. Semakin lurus niat Anda, akan semakin besar motivasi Anda. Camkan sampai melekat dipikiran Anda bahwa niat Anda mencari nafkah adalah untuk beribadah kepada Allah. Salah satu cara menanamkan sesuatu ke dalam pikiran kita ialah dengan cara teknik afirmasi, atau penegasan secara berulang.

Langkah - Langkah Dalam Melakukan Afirmasi :

Susunlah Kalimat-Kalimat.

Dengan menyusun kalimat- kalimat yang akan Anda afirmasikan yaitu dengan cara membuat kalimat-kalimat yang sederhana yang merupakan kalimat afirmasi atau positif. Jika Anda menuliskan kalimat negatif maka ubahlah menjadi kalimat positif terlebih dahulu. 

Sebagai contoh: "Saya tidak lemah" (kalimat negatif), gantilah dengan kalimat positif yaitu "Saya kuat." 

Baca dan Ulangilah Kalimat-Kalimat Afirmasi Tersebut
Dengan membaca dan mengulangi maka kalimat tersebut pasti akan melekat dalam pikiran Anda, sehingga pikiran bawah sadar anda akan menyalurkan energi positif ke dalam tingkah laku dan sikap anda. 

Satu hal yang perlu diperhatikan bahwa jangan mentang-mentang mencari nafkah sudah merupakan ibadah, sehingga melupakan ibadah-ibadah yang lainnya. Masih banyak ibadah-ibadah lain yang memiliki urgensi yang cukup tinggi. Selain ibadah-ibadah ritual seperti shalat dan puasa, masih ada kewajiban lain yaitu dakwah dan jihad.

Kita masih ingat akan cerita teladan dari salah seorang sahabat Rosulullah Saw, beliau adalah Abdurrahman bin 'Auf yaitu seorang yang kaya raya, beliau adalah seorang entrepeneur sejati yang bukan hanya mencari keduniaan saja namun akhirat benar-benar menjadi tujuan utamanya. Dan Insya Allah nanti akan saya bahas di artikel saya selanjutnya. 

Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khottob radiallahuanhu, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan.

(Riwayat dua imam hadits, Abu Abdullah Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim bin Al Mughirah bin Bardizbah Al Bukhori dan Abu Al Husain, Muslim bin Al Hajjaj bin Muslim Al Qusyairi An Naishaburi dan kedua kitab Shahihnya yang merupakan kitab yang paling shahih yang pernah dikarang)

Sudahkah kita meluruskan niat kita?

salam sukses
be entrepeneur
Baca Selengkapnya....

Senin, 26 November 2012

Berapa Standar Gaji Untuk Anda?

Memberi nafkah pada anak dan keluarga secara layak saya kira merupakan salah satu ikhtiar penting yang mesti kita lakoni dengan sepenuh hati. Bekerja dengan iklhas dan penuh dedikasi demi mendapat penghasilan atau income yang memadai tentu juga merupakan sebuah rangkaian ibadah yang mesti kita rawat dengan penuh keteguhan.

Penghasilan yang layak dan nafkah yang memadai tentu saja tidak lepas dari standard gaji atau penghasilan yang Anda terima setiap bulannya. Lalu berapa standar gaji untuk saya?

Berikut adalah daftar standard gaji yang kira-kira menggambarkan besaran pendapatan yang diterima oleh para pekerja dan manajer di tanah air setiap bulannya.

Fresh Graduates/Entry Level. Kisaran Standard Gaji Rp 2 – 3 juta/bulan.
Dalam sepuluh tahun terakhir, besaran gaji para fresh graduates (lulusan S-1) tampaknya tidak bergerak naik secara signifikan. Penyebabnya sederhana : supply cenderung jauh lebih tinggi dibanding demand; sehingga buyer (perusahaan) memiliki keleluasaan untuk memberikan gaji yang relatif rendah.  Meski demikian sejumlah perusahaan multi nasional kini memberikan gaji bagi para fresh graduate-nya pada angka Rp 4 juta/bulan; sementara Bank Indonesia sejauh yang saya tahu, telah memberikan gaji Rp 5 juta/bulan untuk para lulusan sarjana baru yang bekerja untuk mereka. Namun demikian, masih banyak juga lulusan sarjana S-1 baru yang mendapat gaji sebanding dengan UMR alias sekitar Rp 1 jutaan saja per bulan.

Asisten Manajer. Kisaran Standard Gaji Rp 5 – 8 juta/bulan
Jika Anda sudah bekerja di kantor Anda selama 3 – 5 tahun, selayaknya Anda sudah menduduki posisi ini. Dan itu artinya Anda bisa mendapatkan income sekitar Rp 5 – 8 jutaan per bulannya. Kalau sudah bertahun-tahun Anda tetap saja menjadi staf biasa dan tak pernah kunjung naik posisinya ke level ini, ya Anda bisa mulai melakukan sejumlah manuver untuk membuat perjalanan karir menjadi stagnan selamanya. Sebab kalau ndak pernah naik posisinya, gaji Anda ya juga ndak akan naik-naik (sementara harga semangkuk lontong sayur rasanya terus bergerak naik).

Manajer/Kepala Bagian. Kisaran Standard Gaji Rp 10 – 15 juta/bulan
Dalam kurun waktu 7 – 10 tahun bekerja, selayaknya Anda sudah bisa berada pada posisi ini Kisaran gaji untuk posisi ini adalah Rp 10 – 15 juta, meski ada sejumlah perusahaan yang memberikan gaji hingga Rp 20 juta/bulan untuk para manajernya. Namun sejumlah bank nasional, seperti Bank BNI misalnya, memberikan gaji sekitar Rp 12 – 14 jutaan/bulan kepada para manajernya.

Selain gaji yang cukup tinggi, karyawan pada posisi ini biasanya akan mendapatkan car ownership program (program kepemilikan mobil). Dulu, perusahaan tempat saya bekerja memberikan bantun gratis sebesar 70% dari harga mobil; dan sang manajer hanya memberikan alokasi 30 % saja, untuk bisa mendapatkan sebuah mobil sekelas Kijang Innova atau Honda City.

Manajer Senior/General Manajer/VP. Kisaran Standard Gaji Rp 20 – 30 juta/bulan
Minggu lalu disela-sela memberikan workshop kepada sebuah perusahaan perkebunan besar di Medan, saya berbincang-bincang dengan salah satu pesertanya yang kebetulan berposisi sebagai Manajer Senior. Ia bilang kalau ia memperoleh gaji sebesar Rp 25 juta/bulan. Dan ajaibnya,  karena limpahan harga komoditi yang melonjak di tahun lalu, ia bilang tahun ini perusahaannya akan memberikan bonus 8 kali gaji (!) kepada seluruh karyawannya. “Alhamdulilah pak Yodhia….”, ujarnya dengan wajah sumringah. Halah, bagaimana ndak sumringah, wong sebentar lagi mau mendapat rezeki sebesar Rp 200 juta kontan.

Division Head/Executive VP/Direktur/Direktur Utama. Kisaran Standard Gaji Rp 50 juta – 100 juta/bulan.
Dengan kisaran gaji seperti itu, pendapatan para direktur/division head/EVP berarti hampir sama dengan gaji seorang pilot senior Boeing 747 Jumbo di maskapai Garuda Indonesia (sebab gaji pilot senior untuk rute internasional di Garuda adalah Rp 90 juta/bulan).

Business Owner /Entrepeneur. Kisaran Standard Gaji : Unlimited.
Nah, kalau Anda merasa ndak mampu menjadi manajer atau senior manajer, dan karirnya begitu-begitu saja; mengapa tidak memutuskan memulai usaha sendiri dan menjadi seoarng Entrepeneur? Sebab dengan posisi itu, potensi gaji atau pendapatan Anda bersifat unlimited (tidak terbatas). Sebab Anda sendiri yang dengan bebas bisa menentukan berasa besar pendapatan yang layak Anda terima.

Silakan dicermati apakah pendapatan Anda saat ini masih jauh dibawah standar atau sudah layak nan memadai. Dan kalau ternyata standard gaji sampeyan masih jauh dari memadai, ya ndak usah ngomel-ngomel dan menumpahkan kekesalan di kolom komentar blog ini. Lebih baik : always think positive and be optimistic  dan segeralah berevolusi menjadi entrepeneur.

Diterbitkan oleh :

Baca Selengkapnya....

Rabu, 21 November 2012

Saatnya Berevolusi Menjadi Entrepreneur


Sepintas lalu saya berjala-jalan di facebook dan secara tidak sengaja diberanda ada status dari salah satu teman yang intinya adalah mengeluhkan tentang rendahnya UMR (Upah Minimum Regional) di wilayah tempat ia bekerja tersebut. Dan juga status ketenagakerjaan buruh Outsoursing yang sampai saat ini belum mengetahui ujung pangkalnya. Sebetulnya sah-sah saja kita menuntut hak kita sebagai buruh karena itu merupakan motivasi kita agar dapat bekerja lebih semangat (tentunya jika UMRnya besar kan secara otomatis gaji kita bertambah, yah meskipun tidak banyak-banyak amat sih).

Namun yang menjadi persoalan tersebut adalah kenapa energi kita sering dihabiskan untuk hal-hal semacam itu, baik itu mengeluh, memaki, mengumpat dan sebagainya. Coba kita berfikir sejenak tentang diri kita, merenungkan kembali akan masa depan kita nantinya, apa sih yang sebetulnya kita inginkan dalam hidup ini. Tentunya ini merupakan pertanyaan klasik yang tiap pribadi sudah memiliki jawabannya sendiri. Kalau memang kita tidak puas dengan keadaan kita sebagai buruh, baik itu dikarenakan UMR rendahlah, gaji tidak naik-naiklah dan tetek bengek yang membuat kita frustasi, lalu mengapa kita tidak keluar saja menjadi buruh dan berevolusi menjadi entrepreneur (pengusaha), kan kalau kita sukses jadi seorang entrepeneur kita bisa menolong mereka-mereka dan bisa menjadi lebih bijak jika menjadi bos. Benar tidak, bagaimana, setujukah anda dengan saran saya? Memang mudah menjadi entrepreneur? Pasti pertanyaan anda langsung seperti itu.

Kalau anda benar-benar ingin merubah masa depan anda dan tidak kepengen uring-uringan tiap hari karena masalah di kantor baik karena gaji tiap tahun segitu-gitu saja, karir yang tidak naik-naik, rekan kantor yang tidak fair ataupun yang lainnya, maka sudah saatnya anda merenungkan kembali saran saya ini. Segera keluar dari buruh, bukan berpindah ke tempat kerja lain melainkan berganti profesi sebagai seorang entrepreneur. Karena ketika anda memutuskan untuk berpindah ke tempat kerja lain, anda tidak ada jaminan jika tidak menemukan masalah-masalah seperti yang sudah anda alami sebelumnya.

Namun bagi anda yang saat ini masih merasa nyaman dan bahagia menjadi karyawan, tidak ada salahnya juga jika  anda juga memulai membuka mindset anda untuk belajar menjadi seorang entrepreneur. Jangan pernah merasa aman dengan karir anda saat ini, karena dimanapun anda berkarir baik menjadi PNS ataupun swasta polanya adalah sama, semakin anda bekerja keras, maka semakin kaya dan bertambah maju perusahaan tempat anda bekerja.benar tidak.

Kenapa hidup kita harus dihabiskan dengan hal-hal yang tidak menyenangkan, kenapa kita selalu harus bertahan dengan kondisi yang kadang sudah kelewat kritis baru menyadarinya dan kelabakan harus berbuat apa, kenapa kita selalu merasa ketakutan jika kehilangan status kita di masyarakat bahwa kita bukan lagi sebagai seorang karyawan di perusahaan bonafit dengan posisi supervisor, kepala bagian, manager maupun yang lainnya?  Lalu kita harus bagaimana, salahkah kita dengan sikap seperti itu?

Sebetulnya yang membuat sikap kita seperti itu yang salah bukanlah anda maupun perusahaan tempat anda bekerja, namun yang salah menurut salah satu guru saya adalah SETAN, yah setan yang bersalah. Karena itu lebih baik, daripada kita menyalahkan diri sendiri ataupun orang lain mendingan kita mengkambing hitamkan SETAN, betul tidak..hehehe.

Yang menjadi persoalan adalah ketika seluruh waktu dan energi anda, sudah dicurahkan hampir sepenuhnya untuk pekerjaan anda, namun anda tidak kunjung-kunjung mendapatkan kenaikan gaji, karir ataupun yang lainnya. Atau mungkin malah anda sering mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dengan rekan sekantor anda, mungkin karena anda berpikiran lebih kritis sementara rekan-rekan yang lainnya lebih memilih status quo dan lain sebagainya, lalu kenapa anda tidak segera merubahnya mulai detik ini, yaitu merevolusi mindset kita untuk menjadi seorang entrepreneur?



Baca Selengkapnya....

Jumat, 16 November 2012

Langkah-Langkah Yang Tepat Dalam Membangun Bisnis Online

Ketika saya banyak baca baik di forum ataupun blog, ternyata memang masih banyak dari kawan-kawan pebisnis online yang memulai bisnis dengan cara yang kurang tepat. Kurang pahamnya pengetahuan tentang bagaimana membangun bisnis menjadi penyebab kegagalan mereka. Kondisi ini tentunya sangat menyedihkan. Tidak heran begitu banyak pemula yang lagi semangat-semangatnya membangun bisnis online tidak juga mendapatkan hasil dan akhirnya stress dan frustasi. Walaupun mereka sudah ikut berbagai peluang bisnis, beli banyak buku, belajar dengan serius dan sudah bekerja sedemikian keras.

Perlunya pembahasan ini karena saya merasa prihatin yang teramat dalam melihat banyaknya orang yang jatuh bertumbangan gagal meraih impian mereka. Semua hanya karena pemahaman yang keliru tentang bagaimana bisnis internet harus dibangun. Saya bicara seperti ini karena pengalaman masa lalu, dimana saya benar-benar tahu apa sih yang dibutuhkan sehingga bisa membuat bisnis anda berbeda dan menghasilkan.

Nah inilah Langkah-Langkah Yang Tepat Dalam Membangun Bisnis Online

1. Anda harus diarahkan bagaimana mengembangkan visi bisnis yang benar.
Karena anda tidak pernah dikasih tahu betapa pentingnya visi bisnis (pandangan visi bisnis jauh kedepan) bagi keberhasilan anda sehingga berakibat anda berbisnis hanya dengan tujuan jangka pendek yang akhirnya sangat rentan tumbang jika ada masalah di tengah jalan.

2. Anda harus mendapat pengetahuan yang siap di actionkan.
Apakah anda harus mencerna sendiri, mereka reka tindakan apa yang harus dilakukan. Tidak kan? Karena itu akan membuat anda bingung ketika anda menemukan tindakan anda tidak membuahkan hasil.

3. Jangan sampai anda kebingungan karena kelebihan informasi.
Anda tahu semakin banyak informasi yang dicari, semakin kelabakan diri anda. Inilah yang sering terjadi pada kebanyakan kawan-kawan kita yang baru memulai terjun di bisnis online. Apalagi jika berbagai sumber tersebut memberikan informasi yang terpisah dan saling bertentangan.

4. Jangan sampai anda belajar terus tanpa mengenyam hasil di perjalanan bisnis anda.
Ini sangat menyedihkan dan bisa mengikis keyakinan sukses di bisnis online anda. Paling baik jika ditengah perjalanan, anda mempelajari ilmu bisnis internet dan anda juga merasakan aliran dana masuk ke rekening anda, bukan begitu?

5. Jika anda mendapat hasil jangan sampai hanya sesaat saja.
Artinya jika anda menghasilkan income saat ini alias sesaat, maka untuk periode berikutnya anda harus memulai dari nol lagi. Ini sangat berat dan melelahkan.

Memang inilah yang terjadi, seringkali kita terlalu banyak mengeluarkan tenaga dan pikiran bahkan pada hal-hal yang belum tentu berefek positif pada bisnis kita.

Nah, saya sangat merekomendasikan anda jika anda benar-benar ingin memulai bisnis online secara benar. Anda bisa bergabung bersama kami disini di Mr.Action Club.

Club ini tugasnya adalah untuk membantu anda dalam mengatasi masalah tersebut diatas, seperti :

1. Mr.Action Club akan beri masukan kepada anda apa itu visi bisnis.
Mengapa itu sangat penting dan bagaimana anda bisa memiliki visi bisnis yang hebat sejak minggu pertama anda bergabung di club ini.

2. Mr.Action Club akan berikan materi-materi bisnis online yang siap diactionkan.
Materi akan diberikan secara terurut (sesuai silabus) sehingga anda tidak perlu bingung lagi apa langkah selanjutnya yang harus anda lakukan. Sebelum itu, tentu anda juga harus tahu apa strategi bisnis anda dan nanti akan ditunjukkan kepada anda strategi apa yang paling baik diterapkan agar anda berhasil di bisnis online.


3. Mr.Action Club dijamin tidak akan berikan informasi yang sia-sia. karena setiap materi yang diberikan setiap minggu dijamin akan meningkatkan posisi bisnis anda ke level berikutnya.
Tentunya, ini akan bisa terjadi jika ada kerja sama dari anda. Apa itu? Pastinya adalah ACTION.

4. Mr.Action Club tidak ingin anda belajar melulu tanpa anda mengecap hasil.
Untuk itu anda yang belum memiliki bisnis online, ditunjukkan sebuah program bisnis yang disediakan oleh Mr. Action ini agar anda benar-benar paham akan langkah-langkah yang tepat dalam membangun bisnis online sehingga anda bisa menghasilkan income, bahkan disaat anda sedang serius membangun bisnis anda sendiri.

5. Dan yang terakhir di Mr.Action Club ini anda akan diajari bagaimana memiliki penghasilan terus menerus dari bisnis anda.
Bagaimana mengkombinasikan beberapa peluang bisnis sehingga bisa bekerja dengan sedemikian rupa, saling mendukung dan menghasilkan satu sama lain.

Itulah manfaat dari anda jika bergabung di Mr.Action Club ini.

Bagaimana menurut anda, sudahkah anda memulai membangun bisnis online anda dengan tepat dan siap menjadi entrepeneur online?
Baca Selengkapnya....

Selasa, 13 November 2012

Membangun Mindset Entrepreneur Online

Mengawali  artikel perdana ini, penting rasanya untuk mengenal mindset entrepreneur online (wirausaha). Kenapa ini menjadi penting, karena ini adalah awal dari pondasi anda dalam memasuki dunia internet, karena anda nanti akan menemukan berbagai macam program yang bisa menghasilkan uang dari yang gratisan sampai yang berbayar. Jika pondasi anda tidak kuat maka anda hanya akan menghabiskan energi serta pikiran nantinya tanpa hasil apa-apa. 

Menjadi entrepreneur sebetulnya susah-susah mudah tergantung dari kemauan dan kerja keras kita utuk bisa menggapainya. Kenapa susah-susah mudah? Karena menjadi entrepreneur hanyalah menata mindset (pola pikir) kita mau apa tidak, kan hidup kita adalah pilihan-pilihan. Ada yang memilih menjadi pekerja (seperti didikan pendidikan kita saat ini), ada yang ingin menjadi dokter, ada yang masih bingung ingin menjadi apa dan semua itu adalah pilihan-pilihan yang semuanya itu telah diawali dengan mindset mereka sebelumnya seperti apa. 

Sekarang ini kan eranya serba internet, tentunya ini bisa menjadi peluang kita untuk mengawali karir sebagai seorang entrepreneur online. Karena tak jarang banyak dari para master bloger yang dulunya hanya iseng menulis di blog akhirnya mereka bisa menghasilkan uang dari internet dan tak jarang dari mereka yang di undang menjadi pembicara di seminar-seminar maupun workshop yang pada akhirnya mereka menjadi professional entrepreneur.

Memang untuk menjadi entrepreneur susah-susah mudah seperti yang saya katakan diatas, karena semua itu butuh komitmen dan harus memiliki visi jangka panjang. Tak jarang banyak dari kawan-kawan pebisnis online kita yang gagal ditengah jalan karena tanpa memiliki visi jangka panjang. Yang ada dibenak mereka hanyalah menghasilkan uang saja, sehingga banyak peluang-peluang bisnis internet yang ditawarkan semuanya diikuti, dari yang gratisan, affiliate dan sebaginya dengan tujuan apa yaitu banyak menghasilkan uang. Lalu apakah itu salah? tidak dan sama sekali itu tidak salah, hanya saja kurang tepat dan sedikit banyak telah menguras energi dan juga materi tentunya karena tanpa didasari dengan langkah-langkah yang tepat dalam memulai bisnis online.

Yang menjadi persoalan adalah bukanlah dapat atau tidaknya uang yang dihasilkan melainkan ketidak adanya visi jangka panjang yang dimiliki sehingga mereka tak jauh beda dengan pebisnis yang biasa-biasa saja, asalkan mau kerja keras dan ulet pasti bisa menghasilkan uang. Namun ketika uang tersebut habis mereka akan mulai lagi dari nol sehingga waktu berbulan-bulan tersebut menjadi kurang efektif bagi seseorang yang ingin berkarir dan menjadi internet marketing sejati atau entrepreneur online. 

Bayangkan kalau kita mulai dari detik ini, mulai merevolusi pikiran kita, mindset kita untuk tidak lagi berpikir menghasilkan uang, uang dan uang lagi, maksudnya adalah bekerja untuk uang namun kita berpikir untuk membangun system, berfikir menjadi owner atas program-program seperti yang ditawarkan itu sambil minum secangkir kopi didepan komputer menunggu para pekerja-pekerja tersebut menghasilkan uang untuk kita. Asyik kan??? pastinya donk...gue juga mau kalee :-)

Nah untuk bisa membangun sytem penghasil uang tersebut, sedini mungkin perlu kita persiapkan mindset entrepreneur sehingga minimal kita memiliki karakter seperti berikut:

1.    Percaya diri
Dalam perjalanan karir seorang entrepreneur pastilah nanti akan menemui banyak sekali rintangan, tanpa adanya kepercayaan diri yang matang, maka mustahil akan menjadi sukses.
 
2.    Fokus pada tujuan
Seorang entrepreneur harus selalu fokus  terhadap apa yang sudah dimulainya, meskipun halangan rintangan menghantam ia tidak pernah patah arang, karena orientasinya adalah hasilnya kedepan.

3.    Berani mengambil resiko
Setiap bisnis adakalanya untung adakalanya rugi dan itu sudah lumrah. Karena ketidakpastian itulah seorang entrepreneur harus berani mengambil keputusan dan tindakan.

4.    Berjiwa Pemimpin
Seorang entrepreneur harus memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, terutama dalam memimpin dirinya sendiri agar bisa tetap pada tujuan-tujuan yang ingin dicapai.

5.    Kreatif dan Inovatif
Roh dari entrepreneur sejati adalah improvement continues artinya pikiran terus mencari hal-hal baru untuk diciptakan, misal bill gates, steves jobs dan tokoh-tokoh suskses lainnya.

6.    Visioner
Seorang entrepreneur harus memiliki wawasan jauh kedepan, dengan visi jangka panjang setiap langkahnya dipenuhi  dengan strategi dalam membangun system yang bisa menghasilkan uang nantinya.

Kemudian sekarang yang menjadi PR setelah anda membaca artikel tersebut adalah apakah anda masih ingin menghasilkan uang dengan mengikuti banyak program yang ditawarkan di internet dan tergiur untuk cepat menjadi kaya ataukah anda benar-benar ingin membangun sebuah kerajaan/ system yang nantinya akan menghasilkan uang? Jika mau membangun mindset dari detik ini, fokus  dan sabar ( proses menuju sukses) maka anda bisa membangun kerajaan uang anda, tapi jika anda tidak sabar dan tidak mau fokus itu adalah pilihan anda, karena sekali lagi hidup adalah pilihan-pilihan.

Barangkali itu dulu yang bisa saya share dalam artikel perdana ini semoga bisa menginspirasi anda yang ingin memulai karir menjadi entrepreneur, terutama entrepreneur online. Bagaimana menurut anda, mungkin anda memiliki pandangan berbeda? Namun sudahkah anda membangun mindset entrepreneur mulai dari detik ini? 
Baca Selengkapnya....
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Copyright (c) 2012 by : kendhin Hadi Demank x-template.blogspot.com